Senin, 20 Juli 2015

Recommended for Ur Holiday Part 2



Hai, masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri nih. Asik ya, Idul Fitri tahun ini pas banget dengan libur super panjaaaaang buat anak sekolah dan kuliah (buat yang gak tabrakan pbl kayak eyke atau yang ambil semester pendek). Jadi, mau berkunjung ketempat saudara-saudara yang jauh juga gak begitu berkejaran waktu, mau liburan pun masih sempet. Yah, walau short trip dedek sih diatas kasur mulu, tapi alhamdulillah bahagia aja :")


Nah, biar gak mati gaya buat nikmatin liburan kali ini, yang sayangnya udah mau selesai ya? Gimana kalo mulai berbenah deh, atau bisa jadi puas-puasin liburannya hehe.

Ada beberapa hal nih, yang mau dibagi sama kalian untuk menghabiskan sisa-sisa liburan. Ini versi anak sekolah yang udah mau beres liburan ya, buat anak kuliah kayaknya sih masih panjang kecuali yang semester atas beberapa sibuk KKN. Semangat btw buat yang KKN, buat temen super rumpi dan rempong, Reni terutama hehe :)


Selama liburan panjang ini ada yang pernah pegang alat tulisnya? Coba, dilatih lagi jari-jarinya buat nulis siapa tau udah pada lupa kan hehe. Siapa tau masuk sekolah disuruh bikin essay, kan gak enak kalo nanti essay-nya ditulis pake tulisan ceker ayam :") syedih nanti ibu-bapak guru bacanya haha

Dan, coba cek lagi jadwalnya. Ini kan masuk tahun ajaran baru ya? Udah pada siap-siap apa? Buat yang kelas sembilan dan dua belas, udah beres urusan bimbelnya? Gak tabrakan jadwalnya dengan les disekolah? Nah, cek ulang deh ketimbang nanti repot sendiri.

Ohiya, buku-buku udah pada siap? Alat tulis apa kabar? Buku tulisnya disampul biar rapi, ya ampun ini anak sekolah banget gue udah gak ngalamin hehe. Jangan lupa perlengkapan perang (read: alat tulis) disiapin biar gak pinjem sana-sini dihari pertama sekolah nanti.

Dan, seragam apa kabar? Jangan bilang kekecilan akibat dari terlalu berbahagia bersama opor dan teman-temannya haha. Dicek dulu lah, kalo kekecilan masih ada waktu buat beli baru hehe.


Hm, lebaran ini udah kemana aja? Ngabisin liburan dengan cara silaturahmi asik juga kali ya?

Guru-guru SD, SMP, SMA boleh tuh dimasukin dalam daftar 'orang-orang yang patut dikunjungi'. Banyak juga ya, wuih. Gue sih udah ke rumah guru SD, tapi guru SMP SMA belum karena gak ada temen. Mau sendirian gatau jalan sedih kan :")

Dan ya, temen-temen lama kitaaaaa. Jangan cuma pas buka bersama aja reuniannya, halal bi halal dong biar makin sip. Bisa deh, dua tiga hari terisi dengan acara reuni. Siapin satu hari khusus untuk mereka, satu hari buat halal bi halal sama temen-temen SD, terus satu hari lagi untuk temen SMP dan seterusnya. Kalo ikutan komunitas juga bisa tuh, halal bi halal sama anggota komunitasnya. Asyik kan? Kan katanya silaturahmi memanjangkan usia hehe, siapa tau ketemu jodoh juga *eh


Gue baru besok nih rencananya mau keliling sama pasukan, kemarin juga udah sempet sih dihari lebaran kedua. Ketemu sama temen-temen lama, becandaan lagi kayak dulu.. Ah, super kangen. Mereka sekarang makin dewasa makin gesrek otaknya bukan makin waras. Walau muka gak banyak berubah tapi alhamdulillah lah kelakuan gak semalu-maluin dulu hehe.


Nah, segitu dulu lah ya rekomendasi apa-apa yang harus dikerjain disisa-sisa liburan ini. Have fun guys!

source : tumblr


Nah, Taqoballahu minna wa minkum... Selamat Idul Fitri H+3 ya hehe. Maafkan kemarin sibuk nginem jadi gak leluasa nongkrong depan laptop lama-lama.

Mohon maaf yaaa untuk semua kesalahan yang sengaja maupun yang tidak, kalo sering nulerin galau, sering ngetawain hal-hal gak jelas, sering berbagi keluh kesah, pokoknya semua deh. Mohon dimaafkan :”)

Jadi, malem ini abis buka asefem, kemudian seketika lelah dengan anon-anon super baik hati yang keponya gak ketulungan. Subhanallahu betapa orang-orang itu banyak banget waktu luang ya sampe sempet ngepoin orang dan hebatnya ga cuma satu tapi dua tiga dan banyak lagi. Jadi pingin buat renungan, kenapa waktu sebanyak itu gak dipake buat sesuatu yang lebih jelas manfaatnya sih? Ciye, nopi bijak. Tumben banget hehe, bawaan kebanyakan makan opor kali ya.

Oh iya, dan astagfirullahu sekali semenjak kerajaan opor, rendang, malbi dan kawan-kawannya menyerang, dedek makin seksi. Udah banyak orang yang bilang kalo pipi sm perut sekarang saingan seksinya. PR besar sebelum balik ke kampus mesti normal lagi ini pipi, perut, paha, lengan dan semua-mua. Bisakah? Bismillah.

Ya udah, intinya tulisan ini adalah berisikan permintaan maaf resmi dan tertulis dari nofita chandra. Terima kasih untuk semua-muanya. InsyaAllah masih diizinkan buat ketemu lagi di ramadhan dan Idul Fitri tahun depan, masih dengan personil lengkap, masih dengan kebahagiaan yang mudah-mudahan lebih dari tahun ini. Amin :)

Jumat, 10 Juli 2015

My 21!!! (Part 2)

Before today officially end, I want to share my story about turning into 21.


Since kid I never celebrated my birth day, also another member of my family, its not a tradition for us to do such a thing like that. As I remember, I have only twice celebrated my birthday. First when I'm 3 because the photos are still exist and second when I'm 5, we are going to McDonalds after school. And after that there's no more celebration.

That makes me a bit awkward about celebration itself. I don't know how to act, like should I smile or cry or what? And since I'm growing up, I live in the society where celebration is needed. And people nowadays do celebration with full of prepartion and euphoria. And seriously, I'm good beeing the one who prepare it but I'm not the one who should be prepared.


And today I got two sureprises. First from my friends, second from my bro and sis. And you know, I'm such as a fool because I got blank when I opened the door and there are a cake, candles, ballons, and smiles everywhere. I stand for a moment to think what should I do next? And I just give a bitter smile and covering my face, really don't know what to do.

I mean its not like I don't like it, I'm afraid they will get upset because see the way I react. But I'm the one who prefer to choose a long text that full of wishes than a cake. I'm the one who choose a pretty picture about my stupid face rather than a birth day song. I'm the one who choose to have a kiss on cheek or forehead than the moment to blow up the candles.

Celebration is really not me.

But ya, life changes and I shoud too. So, thank you so much for so many smiles and laughs today. I love you guys more than just a word, but next year if you plan to make any sureprises, I'll swear to practice so I'm going out like a pro.

 

And turning 21 is like a mess. Yup, deadline everywhere. I mean, thesis, graduation, and other stuff of life. Being 21 would be pretty hard, but ya this is life. Happy to be 21!


Sincerely,

Nofita Chandra.

Kamis, 09 Juli 2015

My 21!!!

Ternyata benar, sometimes Allah memberikan apa yang gue butuh bukan apa yang gue pingin.

Since a long time ago, gue pingin banget punya kakak yang bisa jadi tempat sampah semua keluhan gue, yang gak jutek kalo gue lagi cerita, yang bikin gue ngakak, ngata-ngatain gue seenak jidat tapi gak pernah lupa perhatian, yang bisa dimintain tolong, yang kalo ngongek nyakitin hati gak ketolongan, tapi selalu mau jadi tempat gue bersandar, bisa gue marahin sampe keluar semua sumpah serapah, yang kalo ada apa-apa gak segen buat cerita dan minta tolong, tempat ngerengek sesuka hati, yang bisa digangguin sekaligus marahin gue kapan aja.

Kikio gak gitu. Akur adalah sebuah kata yang asing untuk menggambarkan kita berdua. But then since like 6 or more years ago I got Danu. The one who called me Dek from the first until death, the one who not really know me but always mean to me. And today, when I woke up and officially turn into 21, I got a text from him that congratulated me, saying happy birth day and give a not-so-long prayer as a gift. He successfully made my cry like baby :”)

My expectation are too big that I got a thousand dollars on my bank account or new car as a gift from my parent or maybe new laptop, you know. But then I got surprised when I check all of my social media account, guess who’s there! Them, who not really close to me, who for so long have no chit and chat with me. They are sending me a short phares, saying happy birth day to me. And of course Putri and Reni as always know how to make me can’t stop smiling. A cake, ballons and photos are too much for someone who love to share things with nobody like me. Sangat kekinian 21 tahun gue karena mereka, lengkap dengan balon huruf-huruf yang hits itu.

And when I hope for a special dinner with my family or maybe go out for some fresh air together, I got here stuck in my bedroom by myself. Its not like they are not care about me, but a kiss on the forehead and a longlist wishes in every praying are more than just enough for me. Yes, a simple gift from mom and dad, the gift that they gives to me every second of their life.

And Dear Allah SWT, please let me be stronger than before, You know what I want, You know I need to be stronger to get it. I'm going to stop asking for easier life and promise You to ask for a stronger me. From now on, I'm not a crying baby anymore. Just let me be...
 

Thank God to let me know that life is really that simple. Thank to let me turn into 21 today. Thank you for all happiness and lessons, all those laughs and tears. Thank you to sent me such a great person like them. Thank you to let me be a part of their life. Thank you for fresh air and time when I still can breathing. Thank you....

I’m so blessed so let me a blessing for them. Amin.



Sincerely
Nofita Chandra who turn into 21 on July 9, 2015.

Minggu, 05 Juli 2015

Recommended for Ur Holiday Part 1

WHAT A LOOOOOOONG HOLIDAY?!

Membahagiakan sekaligus menyedihkan. Membahagiakan karena akhirnya bisa males-malesan selama yang diinginkan (asal tahan dengerin Ibu ngomel aja hehe), bisa 'nunda-nunda' tugas dengan alasan 'masih banyak waktu', bisa susun jadwal main sepuasnya, bisa yang lain-lain deh. Menyedihkan karena otomatis liburan gini uang bulanan dicekal, yang ada hanya uang jalan yang berarti bisa didapatkan hanya setiap kali mau keluar, makan-tidur mulu disini impian dedek mau langsingan luntur, jadi kang ojek suruh-suruhan orang serumah.


Kalo libur begini, selain hard-disk, siapa lagi yang bisa jadi penyelamat? Oh, koneksi internet! Yah, mereka berdua.

Pokoknya segala macem drama dan film yang ada didalem HD digilir deh tiap siang-malem, mana yang mau ditonton tinggal pilih. Terus, segala macem akun medsos juga digilir aja buat dijelajahi. Terima kasih teknologi! Terimakasih peradaban!

Kalo gak begitu, asli basi dedek di rumah :")


Dan, ada beberapa drama dan film yang udah gue tonton dan ternyata bagus. Atau mungkin lumayan lah ya... Maafkan kalau drama dan film yang direkomendasiin kuno, udah pernah kalian tonton, basi atau apa. Dedek nih apa, kalo gak libur beneran begini gak ketonton film dan drama di hard-disk :")

Here you are, recommended for your holiday... um part 1 mungkin. 

 

 

Kill Me, Heal Me

 

Sebenernya ini bukan the only one drama yang gue tonton selama libur ini. Tapi  ini drama yang direkomendasiin sama Anggi sejak sebelum UAS semester enam kemarin. That means udah sekitar dua bulanan ini drama ngebusuk dalem folder di hard disk.

 

Asli kalo ketawan anggi gue baru selesai nonton ini drama, dia pasti geleng-geleng kepala sambil bilang "Ya Allah, nop, baru selesai nontonnya?!".

 

Ceritanya super complicated dengan plot maju-mundur yang agak bikin pusing. Jangan skip setiap episodenya soalnya nanti bisa berakhir dengan gak nyambung, karena gue udah pernah nyoba.

 

Hebat banget aktor yang main di drama ini, dia bisa jadi kalo gak salah enam atau tujuh karakter sekaligus untuk satu judul drama. Dan semua karakternya sama-sama kuat, sama-sama menonjol, sama-sama punya ciri khas. Dua dari karakter-karakter itu adalah cewek dan itu kocak banget. Terima kasih Annisa yang udah ngerekomendasiin nonton ini drama :*

 

Aktor utamanya Jisung, dalam drama ini dia berperan jadi Cha Do Hyun dan enam (kalo gak salah) karakter lain. Gue gak terlalu familiar sama aktor yang satu ini tapi dari hasil googling ternyata dia udah main di banyak drama. Satu hal yang gue tau dari dia sih, dia ini udah menikah, istrinya aktris juga.

 

Lawan mainnya adalah Hwang Jung Eum, yang gue juga gak tau dia ini siapa dan main di drama apa. Di google sih bilang dia main di Full House Take 2, tapi gue lupa. Dia disini berperan sebagai Oh Ri Jin, dokter jiwa yang menurut gue sakit jiwa haha, kocak banget karakternya, aktingnya luar biasa niat.

 

Dan satu lagi karakter yang gue suka, jadi gue ceritain karakter yang gue suka aja ya hehe, Oh Ri On yang diperanin sama Park Seo Joon. Tau dong kalo sama yang ini. Dia pernah main di Dream High 2 nama perannya Si Woo, yang suka sama Hyo Rin itu pokoknya, gue juga gak inget-inget banget soalnya udah lama kan ya hehe. Oh Ri On ini adalah seorang novelist novel-novel misteri sekaligus kembarannya Oh Ri Jin.

 

Hubungan mereka bertiga? Coba tebak sendiri, tontonlah dramanya biar paham!

 

Ada satu karakter Jisung yang gue suka banget, karena super lucu dan ngeselin. Nama karakternya Ahn Yoo Na, mesti nonton sendiri buat tau seberapa ngeselinnya karakter ini.

 

Drama ini bener-bener nguras emosi, dari mulai ngakak sampe nangis bisa dirasain cuma gegara nonton ini drama. Ceritanya gak pas buat diaplikasikan ke kehidupan nyata karena kayaknya seribu satu deh cerita beginian yang beneran terjadi. Tapi, ceritanya ngajarin kita gimana bisa nerima diri sendiri dengan semua kekurangan yang ada dan betapa hidup jadi terasa lebih enak buat dijalanin kalo kita gak perlu nutup-nutupin kekurangan kita itu. Gitu....

 

 


 

Ayat-Ayat Cinta

 

Maafkan! HAHAHA, pesona Fakhri tidak bisa saya tepis begitu saja. Kebetulan pas lagi bulan ramadhan kan, ditambah bentar lagi genap 21 tahun, udah cocok banget nonton beginian (?)

 

Gue yakin kalian udah tau gimana cerita film ini, ya kan? Selain karena film ini film jadul, tapi juga novelnya yang best seller, filmnya yang ditayangin di teve udah entah berapa kali, jadi kayaknya sih gak ada yang gak tau cerita film ini.

 

Berawal dari gak sabar lagi nonton film barunya Fedi Nuril, "Surga Yang Tak Dirindukan", yang rilis dibioskop SEPULUH hari lagi (ciyeee promo!), akhirnya gue memutuskan untuk nonton ulang film ini aja.

 

Karakter Fakhri yang insecure, tapi gak pernah capek buat belajar jadi yang lebih baik bener-bener bikin dedek meleleh. Ketemunya pun dengan karakter Aisyah yang juga jauh dari kata sempurna tapi entah kenapa bisa begitu tegar, kadang gak masuk akal kalo sampe beneran ada cewek yang begitu. Dan Maria dengan semua tulisannya, cuma sanggup bikin gue tersenyum.

 

Film ini adalah salah satu film karya Indonesia yang patut dibanggakan, karena film ini juga trend film berbau agama in di Indonesia. Meski banyak film-film yang macem ini bermunculan, tapi teteplah yang satu ini juaranya. Mungkin efek karena ada Fedi Nuril-nya haha. 

 

Subhanallahu, pokoknya dedek minta satu yang kayak Fakhri, Ya Allah. Kalo susah nyariinnya, sama Fedi Nuril-nya juga gapapa. Dedek siap jadi Aisyah hahaha.

 

 

Baiklah, ini part pertama semoga part 2 bisa menyusul ya. Semoga gak ngejijikin, semoga layak buat dibaca. Bhay!